widget:
Tampilkan postingan dengan label Kepramukaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepramukaan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2019

Kegiatan Pengenalan Kepramukaan Penegak bagi tamu Penegak Gudep 01-047/01-048 pangkalan SMA Negeri 1 Sinabang



DKC_Simeulue@2019

Sinabang/24 januari 2019.

Kegiatan kepramukaan di gugus depan penegak yang telah memprihatinkan, menjadi dasar kegiatan pengenalan kegiatan kepramukaan bagi tamu penegak di Gugus Depan Penegak yang telah lama tidak aktif dalam kegiatan kepramukaan.


Kegiatan ini merujuk terhadap data potensi Pramuka Penegak, dimana di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Simeulue Terdapat 64 Gugus Depan yang berpangkalan di SMA/Sederajat yang tersebar di 10 kwartir ranting.

Dari 64 Gugus Depan Penegak yang ada di Kwarcab Simeulue, tercatat hanya terdapat 4 Gugus Depan yang aktif, yakni Gugus Depan 01-059/01-060  yang berpangkalan di SMA negeri 3 Sinabang, dan 03-039/03-040 yang berpangkalan di SMA Negeri 1 Teupah Selatan, dengan jumlah peserta didik aktif sebanyak 80 orang.



Demi terlaksana nya kembali kegiatan ke Pramukaan di gugus depan Penegak, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Simeulue, melalui DKC Simeulue, dan bekerja sama dengan Pengurus Gugus depan Penegak, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kegiatan Kepramukaan bagi siswa- siswi SMA/sederajat yang memiliki Gugus Depan.

Untuk awal kegiatan ini sementara waktu akan terfokus di Gugus Depan 01-047/01-048 yang berpangkalan di SMA Negeri 1 Sinabang, dimana dalam kegiatan ini akan dihadiri oleh seluruh siswa/siswi dengan sistem kegiatan dilaksanakan dengan membagi siswa perombel, dalam dua kali pertemuan perminggunya.

Menurut ketua DKC Kwarcab Simeulue, dalam pembahasannya dengan pihak SMA Negeri 1 Sinabang, Pihak SMA Negeri 1 Sinabang sangat mendukung kegiatan Kepramukaan, dikarenakan Kegiatan Kepramukaan merupakan salah satu kegiatan Ekstrakurikuler wajib yang di selenggarakan oleh pihak Sekolah, hanya saja pihak Sekolah masih sangat Kwalahan dalam pemilihan waktu pelaksanaan kegiatan di karenakan banyak kegiatan yang dilaksanakan di sekolah, oleh karena itu pihak sekolah meminta pelaksanaan kegiatan kepramukaan dilaksanakan dalam bentuk pembinaan yang merujuk kepada model aktualisasi, dimana kegiatan wajib diikuti oleh setiap peserta didik, dan dilaksanakan 1 kali perminggu per 2 rombel dengan waktu pelaksanaan selama 120 menit dalam 1 kali pertemuannya.

"Kegiatan kepramukaan ini kami awali dengan Sosialisasi kepramukaan, dan dalam 2 kali pertemuan ini, antusias siswa sudah sangat luar biasa" ucap Emmon Roni Lahanda Selaku Ketua DKC Simeulue sekaligus penggung jawab kegiatan.

Rencananya setelah empat kali pertemuan sosialisasi dilaksanakan, Akan dilanjutkan program kerja Gugus depan, dan mudah-mudahan hal serupa akan kami laksanakan di gugus depan lainnya.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, kegiatan kepramukaan di Kwarcab simeulue dapat di katakan pasif, yang mengakibatkan banyaknya gugus depan yang tidak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan, inilah yang menjadi dasar dari sosialisasi kegiatan Kepramukaan bagi siswa siswi SMA/sederajat yang ada diwilayah kerja Kwarcab Simeulue, dengan harapan kegiatan kepramukaan ini dapat terlaksana kembali di wilayah kwarcab Simeulue.

Laporan : md.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Kepramukaan

Berkenan dengan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Silahkan Kakak-kakak download Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Kepramukaan

Kepramukaan Jadi Ekstrakulikuler Wajib Sekolah

Kwarcab Simeulue - Kegiatan Pramuka merupakan ekstra kurikuler wajib pada kurikulum 2013, sesuai dengan Permendikbud No 81 A Tahun 2013 tentang implementasi kurikulum. Salinan Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013 ini dapat kakak-kakak unduh dibawah ini.

PERMENDIKBUD NOMOR 81 A TAHUN 2013

Lampiran 1.  Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan KTSP
Lampiran 2.  Pedoman Pengembangan Muatan Lokal
Lampiran 3.  Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler  <<< Tentang Pramuka disini.
Lampiran 4.  Pedoman Umum Pembelajaran
Lampiran 5.  Pedoman Evaluasi Kurikulum 

 

Selasa, 29 Oktober 2013

Kumpulan PP/JUKNIS/JUKLAK/SK KWARNAS

  1. PP Humas Gerakan Pramuka
  2. PP Pramuka Garuda
  3. Syarat dan gambar TKK Bhayangkara
  4. PP Satuan Karya Wira Kartika
  5. PP Dewan Kerja Tahun 2007
  6. PP Raimuna
    PP Perkemaham Wirakarya
  7. PP Pramuka Peduli
  8. PP Pusdiklatnas
  9. Renstra Gerakan Pramuka
  10. Seragam Khusus Upacara Anggota Dewasa
  11. PP Org. dan Tata Kerja Kwarda
  12. PP Manajemen Resiko
  13. Lampiran PP Manajemen Resiko
  14. Panduan Kursus Pembina Mahir 2001
  15. PP Gugusdepan Gerakan Pramuka SK Kwarnas No. 231 Tahun 2007
  16. PP Tanda Penghargaan Lencana Karya Bhakti (SK Kwarnas 094 Th 2006 )
  17. PP Gugus Darma Pramuka 2012
  18. PP Organisasi & Tata Kerja Pusdiklatda
  19. PP Satuan Komunitas ( SAKO ) 2012
  20. Revitalisasi Gerakan Pramuka
  21. Logo-Struktur dan PP pramuka Peduli
  22. PP Sisdiklat 202 Tahun 2011
  23. Pengelolaan & Pengembangan Anggota Dewasa
  24. Juknis Pramuka Peduli
  25. SK No.203/2011 ttg Akredit._Lbr.1
  26. UU No. 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka
  27. Penjelasan UU No. 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka
  28. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka ( Keppres N0. 24 Tahun 2009 )
  29. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka ( SK Kwarnas N0. 24 Tahun 2009 )
  30. AD Hasil Munaslub Tahun 2012
  31. ART Hasil Munaslub Tahun 2012
  32. Panduan Penyelesaian SKU Siaga SK Kwarnas 199 Tahun 2011
  33. Panduan Penyelesaian SKU Penggalang SK Kwarnas 199 Tahun 2011
  34. Panduan Penyelesaian SKU Penegak SK Kwarnas 199 Tahun 2011
  35. SKU Siaga
  36. SKU Penggalang
  37. SKU Penegak
  38. SKU Pandega
  39. UU No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, Dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan
  40. Lampiran UU No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, Dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan
  41. UU No. 35 Tahun 2009 Tentang NARKOTIKA
  42. Penjelasan UU No. 35 Tahun 2009 Tentang NARKOTIKA
  43. UU No. 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan
  44. MOU Kwarnas - BNPB & Unit Siaga Bencana
  45. UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak
  46. UU No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
  47. UU No. 09 Tahun 2010 Tentang Keprotokolan
  48. Gerakan Pramuka Anti Tembakau - 2007
  49. Iuran Anggota Gerakan Pramuka - 1987
  50. Instrumen Portofolio Akreditasi Gudep 2011
  51. Form TPOD
  52. Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2008
  53. Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2009
  54. Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2011
  55. Sambutan Ka Kwarnas Harpram Th. 2012
  56. Daftar dan Kode Kwarda-Kwarcab se-Indonesia
  57. Permendikbud No. 81 A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kuruikulum
  58. Lampiran 1. Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan KTSP
  59. Lampiran 2. Pedoman Pengembangan Muatan Lokal
  60. Lampiran 3. Kegiatan Ekstrakulikuler
  61. Lampiran 4. Pedoman Umum Pembelajaran
  62. Lampiran 5. Pedoman Evaluasi Kurikulum

    Rabu, 16 Oktober 2013

    Sandi Kompas



    Selamat mencoba!(MF)

    sumber : klik disini

    Kumpulan Soal Pramuka (Siaga, Penggalang, Penegak)

    Soal Soal dalam lomba pramuka, atau cerdas cermat  pramuka Jawabanya banyak sekali mengambil dari materi materi pramuka, seperti sejarah pramua, nama bapak pandu dunia, arti lambang lambang kepramukaan dan lain lain.
    Namun Semudah apapun soal yang kita kerjakan di saat lomba akan terasa sulit karena pengaruh mental yang ngdrop duluan saat mengarjakanya dan melihat waktu yang tersa sebentar seta pengawas yang ketat.

    Berikut contoh contoh soal-soal pramuka  untuk latihan kalia sebelum mengerjakan soal  aslinya yang di rangkum oleh majalah  tunaskelapa dari BukuSoalnet.
    1. Siapakah yang membantu bp masuk kemiliteran (pamannya kol.henry smyth)
    2. Apa pangkat paman bp saat bp masuk militer (komandan royal military academy di woolwich)
    3. Dinegara manakah bp pertama kali ditempatkan setelah lulus di militer ( India )
    4. Apa pengkat bp saat tugas di India ( pembantu letnan )
    5. Siapa sahabat dekat bp ( Kenneth mc laren)
    6. Apa julukan bp yang diberikan oleh bangsa zulu ( impeesa )
    7. Buku apa yang ditulis oleh bp yang menjadi masterpiece ( scouting for boys )
    8. Siapakah istri bp ( olave st .clair soames )
    9. Siapakah nama anak dari bp ( peter ,heather, betty )
    10. Pada tanggal berpakah bp dianugrahi gelar lord ( 6 agustus 1920)
    11. Pada tanggal berapakah bp mengunjugi Bataviasekarang jakarta ( 3 desember 1934 )
    12. Pada tanggal berapakah buku scouting for boys diterbitkan ( 15 januari 1908 )
    13. Dimanakah bp meninggal ( nyeri , Kenya )
    14. Tanggal berpakah bp meninggal ( 8 januari 1941 )
    15. Siapa yang membantu bp dalam mendirikan kepanduan untuk puteri ( Agnes baden powell)
    16. Apa judul buku yang ditulis bp untuk meningkatkan kualitas para penegak (rovering to success)
    17. Siapakah yang memberi tanah untuk dijadikan  taman tempat bermain dan berlatih ( William f debois mc.laren )
    18. Apa nama taman yang bp buat ( gilwell park )
    19. Patung apakah yang sering dinaiki para pandu untuk bermain di gilwell park ( patung singa )
    20. Dimanakah kantor pusat biro kepanduan dunia ( jenewa , swiss )
    21. Apa nama kepanduan saat masa hindia belanda  ( NIPV)
    22. Apa kepanjangan NIPV ( Nederland indische padvinders vereniging )
    23. Peristiwa apakah yang menjiwai majunya gerakan pramuka ( sumpah pemuda )
    24. Organisasi apa yang menjadi latar belakang gerakan pramuka ( boedi oetomo )
    25. Kapan boedi oetomo didirikan ( 20 mei 1908 )
    26. Kapan peristiwa sumpah pemuda ( 28 oktober 1928 )
    27. Siapakah yang mencetuskan nama pandu atau kepanduan  ( KH.agus salim)
    28. Dikota manakah KH.agus salim mencetuskan nama kepanduan ( banjarnegara,banyumas,jateng)
    29. Kepres no berapakah tentang gerakan pramuka ( no 238)
    30. Siapa yang menadatangani kepres tersebut ( Ir. H juanda )
    31. Apa sebutan pramuka di singapura ( the Singapore scout association)
    32. Apa sebutan pramuka di Malaysia ( persekutuan pengakap Malaysia )
    33. Apa sebutan pramuka di Filipina ( Kapatiran scouting Filipinas)
    34. Apa sebutan pramuka Di India ( the bharat scout and guides )
    35. Apa sebutan pramuka Di amerika ( boy scout of America )
    36. Pramuka memiliki 3 sifat yaitu ( nasional,internasional,universal )
    37. Didalam try satya ada enam kewajiban ( terhadap tuhan,Negara kesatuan,pancasila,sesama hidup,masyarakat,dasa dharma)
    38. Siapa bapak pandu sedunia ( sir Robert Stephenson smyth baden powellof gilwell )
    39. Lulusan manakah baden powell ( charterhouse school )
    40. Pangakat terakhir  boden powell di kemiliteran ( letnan jendral )
    41. Kapan b p  dilahirkan ( 22 februari 1857 )
    42. Dimakah bp dilahirkan ( London inggris )
    43. Siapakah yang memberi gelar kebangsawanan sir ( raja george v )
    44. Siapakah ayah bp ( prof. domine baden poiwell )
    45. Apa pekerjaan ayah bp ( guru besar geometri di univ.oxford )
    46. Siapakah nama ibu bp ( henrieta grace smyth )
    47. Siapakah nama ayah dari ibu bp ( William t smyth )
    48. Siapakah nama saudara bp (warrington,george,augustus,frank,penrose,agnes,Henrietta,Jessie,dan baden fletcher)
    49. Tanggal berapakah ayah bp meninggal ( 11 juni 1860 )
    50. Apa julukan bp semasa sekolah di charterhouse ( bathing towel)
    Demikian contoh soal-soal pramuka yang bisa kalian jadikan bahan latihan atau belajar kelompok.(MF)
    sumber : klik disini

    Rabu, 29 Mei 2013

    Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka

    Bagi kakak-kakak pengurus kwartir gerakan pramuka baik dari kwartir nasional hingga gugus depan sesuai dengan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 162.A Tahun 2011 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir Gerakan Pramuka, dalam penyelenggaraan administrasi pramuka yang berlaku se-Indonesia bisa mengunduh (download) langsung di situs resmi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Simeulue ini.

    Silahkan klik "download" untuk mengunduh filenya

     DOWNLOAD DISINI

    Terima kasih telah berkunjung.

    Minggu, 13 Januari 2013

    TKU dan TKK S G T G


    Sabtu, 14 Juli 2012

    Lambang dan Logo

    Tanda Pelantikan (Cikal)

    Tunas Kelapa

    WOSM

    Garuda Pancasila

    Kwarda Aceh

    Saka Bhayangkara

    Saka Dirgantara

    saka Kecana

    Saka Bakti Husada

    Saka Taruna Bumi

    Saka Wana Bakti

    Saka Bahari

    Saka Wirakartika

    Andalan Cabang

    Jumat, 22 Juni 2012

    Penegak

    Penegak adalah anggota gerakan Pramuka yang sudah memasuki jenjang umur 16 sampai 21 tahun.

    Ada beberapa tingkatan dalam Penegak yaitu :

    * Penegak Bantara
    * Penegak Laksana
    * Penegak Garuda

    dimana tingkatan tersebut Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak.

    10 orang Penegak disebut Sangga,dalam satu Sangga dipimpin salah seorang Penegak yang disebut Pimpinan Sangga (PINSA). Beberapa Sangga terbentuklah yang namanya AMBALAN, yang dipimpin oleh PRADANA. Didalam Ambalan terdapat struktur organisasi yang lengkap misal : Krani, Juru Uang,Juru Adat dan Anggota. Setiap Ambalan mempunyai nama yang bermacam-macam, bisa nama pahlawan, tokoh pewayangan dan lain sebagainya.

    Bunyi Trisatya Pramuka Penegak berbeda dengan Trisatya Penggalang. Berikut bunyi Trisatya Penegak:

    Trisatya
    Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik Indonesia, menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat, menepati Dasa Darma.


    Kegiatan-kegiatan PenegakKegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak:

    1. Lompat Tali (Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing Ambalan)
    2. Pelantikan Penegak Bantara & Laksana
    3. Gladian Pimpinan Sangga (DIANPINSA)
    4. Raimuna (Rover Moot)
    5. Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp)
    6. Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya)
    7. Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI)

    Penggalang

    Penggalang adalah sebuah tingkatan dalam pramuka setelah siaga. Biasanya anggota pramuka tingkat penggalang berusia dari 10-15 tahun.

    Tingkatan dalam Penggalang, memiliki beberapa tingkatan dalam golongannya, yaitu :

    1. Ramu
    2. Rakit
    3. Terap
    4. Penggalang Garuda

    Tingkatan Penggalang juga memiliki Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kenaikan tingkat atau pendapatkan Tanda Kecapakan Khusus TKK


    Sistem Kelompok Satuan Terpisah

    Satuan terkecil dalam Penggalang disebut regu. Setiap regu diketuai oleh seorang Pimpinan Regu (PINRU)yang bertanggung jawab penuh atas regunya tersebut. Dalam Gugus depan Penggalang yang dapat berisi lebih dari satu regu putra/putri, terdapat peserta didik yang bertugas mengkoordinir regu-regu tersebut, peserta didik itu disebut Pratama (untuk putra) atau Pratami (untuk putri).

    Regu dalam penggalang mempunyai nama-nama untuk mengidentifikasi regu tersebut. Nama Regu Putra diambil dari nama binatang, misalnya harimau, kobra, elang, kalajengking, dan sebagainya. Sedangkan nama regu putri diambil dari nama bunga, semisal anggrek, anyelir, mawar, melati.


    TrisatyaJanji Pramuka Penggalang (Trisatya) berbeda dengan Siaga dan Penegak/Pandega. Berikut isi Trisatya Penggalang:

    TRISATYA Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh:

    1. Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Mengamalkan Pancasila
    2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
    3. Menepati Dasa Dharma

    Dasa Dharma
    adalah sepuluh janji seorang pramuka

    DASA DHARMA
    1. Taqwa kepada tuhan yang maha esa
    2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
    3. Patriot yang sopan dan kesatria
    4. Patuh dan suka bermusyawarah
    5. Rela menolong dan tabah
    6. Rajin,terampil,dan gembira
    7. Hemat cermat dan bersahaja
    8. Disiplin,berani dan setia
    9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
    10. Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan


    Kegiatan Pramuka Penggalang
    Kegiatan dalam tingkatan penggalang antara lain:
    1. Jambore
    2. Lomba Tingkat, adalah pertemuan regu-regu Pramuka Penggalang dalam bentuk lomba kegiatan kepramukaan. Lomba tingkat dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari tingkat gugusdepan (LT-I), ranting (LT-II), cabang (LT-III), daerah (LT-IV), nasional (LT-V).
    3. Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru), adalah pertemuan Pramuka Penggalang bagi Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru) dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru) Penggalang, yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir Daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinru apabila dipandang perlu.
    4. Penjelajahan (Wide Game), adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk mencari jejak (orienteenering) dengan menggunakan tanda-tanda jejak, membuat peta, mencatat berbagai situasi dan dibagi dalam pos-pos. Setiap pos berisi kegiatan keterampilan kepramukaan seperti morse/semaphore, sandi, tali temali dan sejenisnya.
    5. Dalam membuat peta, pramuka penggalang memiliki teknik tersendiri seperti peta pita. Peta pita dibuat oleh dua atau tiga orang yang biasanya mencatat posisi atau titik dari kompas bidik, kemudian orang yang lain akan mencatat kondisi sekitar dalam sebuah meja jalan. Meja lanan sendiri berbentuk papan seukuran kertas folio yang kemudian ditempel kertas yang digulung panjang
    6. Latihan Bersama, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dari dua atau lebih gugusdepan yang berada dalam datu kwartir ranting atau kwartir cabang mapun kwartir daerah dengan tujuan untuk saling tukar menukar pengalaman. Latihan gabungan ini dapat dilaksanakan dalam bentuk lomba, seperti baris-berbaris, PPPK, senam pramuka dan sejenisnya.
    7. Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang dilaksanakan secara reguler, untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan. Perkemahan diselenggarakan dalam bentuk Persami (Perkemahan Sabtu Minggu), Perjusami (Perkemahan Jum"at Sabtu Minggu), perkemahan liburan dan sejenisnya.
    8. Gelar (Demonstrasi) Kegiatan Penggalang, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk keterampilan di hadapan masyarakat umum, seperti baris-berbaris, PPPK, gerak dan lagu, membuat konstruksi sederhana dari tongkat/bambu dan tali (pioneering), dan sejenisnya.
    9. Pameran, adalah kegiatan yang memamerkan hasil karya Pramuka Penggalang kepada masyarakat.
    10. Darmawisata, adalah kegiatan wisata ke tempat tertentu, seperti museum, industri, tempat bersejarah, dan sejenisnya.
    11. Pentas Seni Budaya, adalah kegiatan yang menampilkan kreasi seni budaya para Pramuka Penggalang.
    12. Karnaval, adalah kegiatan pawai yang menampilkan hasil kreatifitas Pramuka Penggalang.

    Siaga

    Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia meyiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.


    Kode kehormatan

    Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga ada dua, yang pertama disebut Dwi Satya (janji Pramuka Siaga), dan yang kedua disebut Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga). Adapun isinya adalah:

    Dwi Satya

    Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh

    * menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga
    * setiap hari berbuat kebajikan


    Dwi Darma

    1. Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya
    2. Siaga berani dan tidak putus asa

    Dua Kode Kehormatan yang disebutkan di atas adalah standar moral bagi seorang Pramuka Siaga dalam bertingkah laku di masyarakat. Jadi kalau ada seorang anggota Pramuka Siaga yang tingkah lakunya tidak sesuai dengan standar moral ini, dia belum bisa disebut Pramuka Siaga seutuhnya.


    Satuan

    Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan terbesarnya disebut Perindukan. Sebuah Barung beranggotakan paling banyak 10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Ketua Barung yang dipilih oleh Barung itu sendiri. Masing-masing Ketua Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung itu tadi.



    Syarat Kecakapan

    Syarat Kecakapan Umum

    Syarat Kecakapan Umum (SKU) adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Umum (TKU). TKU dalam Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu:

    1. Mula
    2. Bantu
    3. Tata

    TKU dapat dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung. TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur (ini juga diambil dari kebiasaan para pahlawan dulu untuk menandakan pangkat seseorang).


    Syarat Kecakapan Khusus

    Syarat Kecakapan Khusus (SKK) adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK). Khusus TKK tingkat Pramuka Siaga berbentuk segitiga sama sisi dengan panjang masing-masing sisi 3 cm dan tingginya 2 cm. TKK dapat dipasang di lengan baju sebelah kanan membentuk setengah lingkaran di sekeliling tanda Kwarda dengan puncak menghadap ke bawah.

    Pesta Siaga adalah pertemuan untuk golongan Pramuka Siaga. Pesta Siaga diselenggarakan dalam dan/atau gabungan dari bentuk:

    1. Permainan Bersama, adalah kegiatan keterampilan kepramukaan untuk golongan Pramuka Siaga, seperti menyusun puzzle, mencari jejak, permainan kim dan sejenisnya.
    2. Pameran Siaga, adalah kegiatan yang memamerkan hasil karya Pramuka Siaga.
    3. Pasar Siaga (Bazar), adalah simulasi situasi di pasar yang diperankan oleh Pramuka Siaga sebagai pedagang, sedangkan pembelinya masyarakat umum.
    4. Darmawisata, adalah kegiatan wisata ke tempat tertentu yang pada akhir kegiatan Pramuka Siaga harus menceritakan pengalamannya, dalam bentuk lisan maupun tulisan.
    5. Pentas Seni Budaya, adalah kegiatan yang menampilkan kreasi seni budaya para Pramuka Siaga.
    6. Karnaval, adalah kegiatan pawai yang menampilkan hasil kreatifitas Pramuka Siaga.
    7. Perkemahan Satu Hari (Persari), adalah perkemahan bagi Pramuka Siaga yang dilaksanakan pada siang hari.

    Senin, 21 Mei 2012

    Tanda Jejak


    Tanda jejak dalam kepramukaan acap kali dipergunakan ketika menjelajah dengan jenis yang bermacama-macam, ada dari goresan di atas tanah, menggunakan ranting, rumput, bebatuan, hingga cat. Nah, tapi untuk yang terakhir tadi, yaitu cat, tolong jangan digunakan sebab akan merusak citra indah dari lingkungan jelajah itu sendiri.

    Tanda jejak  yang umumnya sering digunakan dalam kegiatan kepramukaan adalah sebagai berikut :

    1.  Tanda jejak diatas tanah.


    2.  Tanda - tanda dengan rumput



    3.  Tanda - tanda dengan batu


    4.  Tanda - tanda dengan ranting






    5.  Tanda - tanda tempat/medan

     



    Semaphore

    •    Tanda Pemanggil = UR – UR – UR atau VE – VE – VE
    •    Tanda Siap Menerima = K
    •    Tanda Tunggu = Q
    •    Tanda Baca Kata Dengan Benar : C atau A
    •    Tanda Keliru  = E (sebanyak 8 kali)
    •    Tanda Mulai Angka  = Lawan dari huruf T
    •    Tanda Akhir Angka  = J
    •    Tanda Akhiri = A.R
    •    Tanda Akhir Diterima = R


    Gambar Semaphore